Manajemen Pengembangan Kurikulum Dalam Pendidikan Agama Islam Madrasah

Main Article Content

nur fadilah
nur kholis kholis
nur mujahidin

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh urgensi kurikulum sebagai pedoman dasar dan kerangka kerja dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama dalam konteks pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah. Kurikulum tidak sekadar berfungsi sebagai instrumen teknis dalam mencapai tujuan pendidikan, melainkan juga sebagai wahana aktualisasi nilai-nilai dasar seperti ajaran agama, norma sosial, dan respons terhadap dinamika perkembangan zaman. Pendidikan yang dijalankan tanpa fondasi kurikulum yang kuat dan terarah dikhawatirkan akan kehilangan relevansi serta arah pembinaan peserta didik secara menyeluruh. Oleh karena itu, manajemen pengembangan kurikulum dalam pendidikan PAI memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ranah intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan mampu beradaptasi dengan tantangan kehidupan global. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada telaah literatur yang relevan, seperti buku-buku akademik, jurnal ilmiah, artikel ilmiah populer, dokumen resmi pendidikan, serta sumber-sumber terpercaya lainnya yang berkaitan erat dengan pengembangan kurikulum di madrasah. Pendekatan ini dipilih karena tema yang diangkat bersifat teoretis-konseptual dan membutuhkan penelusuran pemikiran para ahli serta kajian kebijakan pendidikan dalam perspektif yang mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI di madrasah menekankan pada prinsip-prinsip integratif dan holistik, yang tidak hanya menyoroti aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik peserta didik. Kurikulum PAI dirancang melalui berbagai pendekatan, seperti pendekatan subjek didik, pendekatan humanistik, pendekatan teknologis, dan pendekatan rekonstruksi sosial, yang kesemuanya diarahkan untuk menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan akar nilai keislaman. Pengembangan kurikulum juga berpijak pada landasan yang kuat, meliputi landasan agama, landasan filsafat, landasan psikologis, landasan sosial-budaya, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Dalam prosesnya, kurikulum dipahami dalam tiga dimensi: pertama, sebagai suatu produk hasil pemikiran dan perencanaan; kedua, sebagai proses yang dinamis dan adaptif; dan ketiga, sebagai rangkaian kegiatan pendidikan yang terus dievaluasi dan disempurnakan. Kurikulum madrasah saat ini menunjukkan arah pengembangan yang progresif dengan mengintegrasikan antara ilmu agama dan ilmu umum, sehingga tidak lagi terdapat dikotomi dalam penyampaian materi, dan lebih mencerminkan kebutuhan peserta didik di era modern yang kompleks dan serba cepat.

Article Details

Section
Articles

References

A, Rahman Assegaf, Filsafat Pendidian Islam (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2011)

M. Asri, “Dinamika Kurikulum di Indonesia”, Jurnal Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, Vol. 4, No. 2, (2017), https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/128

Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014) Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. (Jakarta: Rineka Cipta, 2013)

Dedi Supriadi, Mengembangkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013) Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam, Kebijakan Departemen Agama dalam Peningkatan mutu Madrasah di Indonesia (Jakarta: Ditjen Pendais Departemen Agama, 2018)

Firman Sidik, “Konsep Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam”, Jurnal Irfani, Vol. 12, No. 1, (2016)

H. Ramayulis & Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan Islam; Telaah Sistem Pendidikan dan Pemikiran Para Tokohnya (Jakarta: Kalam Mulia, 2019)

Hasan Basri, Filsafat Pendidikan Islam (Bandung: Pustaka Setia, 2009)

Miftah Mucharromah, “Guru di Era Milenial dalam Bingkai Rahmatan Lil Alamin”, Jurnal Edukasia Islamika, Vol. 2, No. 2, (2017), https://e-journal.uingusdur.ac.id/edukasiaislamika/article/view/1476

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017)

Muhaimin, Pengembangan Kurikulum PAI di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2012)

Muhammad Irsad, “Pengembangan Kurikulum PAI di Madrasah (Studi atas Pemikiran Muhaimin)”, Jurnal Iqra’, Vol. 2, No. 1, (2016), https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/ji/article/view/75

Muhammad Nasir, “Pengembangan Kurikulum Berbasis Madrasah”, Jurnal Hunafa, Vol. 6, No.3, (2019), https://www.jurnalhunafa.org/index.php/hunafa/article/view/138

Muhammad Zaini, Pengembangan Kurikulum Konsep Implementasi Evaluasi dan Inovasi (Yogyakarta: Teras, 2019)

Nana Syaodih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019)

Oemar Hamalik, Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019)

Suyanto, dan Asep Jihad, Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global (Jakarta: Erlangga, 2013)

Syamsul Kurniawan, “Tantangan Abad 21 bagi Madrasah di Indonesia”, Jurnal Intizar, Vol. 25, No. 1, (2019), https://openrecruitment.radenfatah.ac.id/index.php/intizar/article/view/3242

Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Jakarta: Kencana Prenada, 2019)

Zuhairini dkk., Metodologi Pengajaran Agama (Jakarta: Bumi Aksara, 2004)