Pengaruh Model STEM berbasis Education for Sustainable Development (ESD) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

Main Article Content

Hanifa Ghina Rihan
Neng Sholihat
Berry Kurnia Vilmala

Abstract

Salah satu kemampuan penting abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kreatif, yang diperlukan melalui pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model STEM berbasis ESD terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematik (STEM) memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, tetapi praktik STEM biasanya lebih berkonsentrasi pada peningkatan hasil belajar dan kurang mengintegrasikan prinsip Pembelajaran untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD). Studi ini melihat 25 artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2022–2025, termasuk 15 artikel nasional dan 10 artikel internasional. Identifikasi, seleksi, reduksi, penyajian, dan sintesis data adalah langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan proses analisis. Tujuan analisis ini adalah untuk mengidentifikasi kecenderungan, temuan utama, dan perbedaan dalam penelitian. Metode ini tidak hanya meningkatkan kreativitas tetapi juga meningkatkan kecerdasan komputer, komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan literasi sains. Namun, hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi STEM dengan ESD masih relatif terbatas dalam hal implementasi, materi pembelajaran, dan pengukuran kemampuan berpikir kreatif. Sebagian besar penelitian masih menggunakan desain eksperimen yang terbatas, dan belum banyak mengaitkan pembelajaran STEM dengan masalah keberlanjutan seperti pembangunan berkelanjutan atau pencemaran lingkungan.

Article Details

Section
Articles