Hedonisme, Literasi Keuangan, dan Religiusitas sebagai Determinan Perilaku Konsumtif Mahasiswa Ekonomi Syariah dalam Perspektif Ekonomi Islam
Main Article Content
Abstract
Transformasi digital yang pesat mendorong pergeseran pola konsumsi mahasiswa dari orientasi kebutuhan menuju pemenuhan hasrat dan pembentukan identitas. Fenomena ini berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai syariah yang mengutamakan keseimbangan dan menolak pemborosan. Penelitian ini mengkaji secara empiris bagaimana hedonisme, literasi keuangan, dan religiusitas secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri membentuk pola konsumsi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Indragiri, dianalisis melalui lensa ekonomi Islam. Desain penelitian bersifat kuantitatif dengan metode survei menggunakan instrumen kuesioner terstruktur berskala Likert, melibatkan 76 responden dari angkatan 2023 hingga 2025 yang dipilih secara sensus. Pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Temuan mengungkap bahwa orientasi hedonis merupakan satu-satunya prediktor yang memiliki daya prediksi signifikan secara parsial terhadap perilaku konsumtif, dengan koefisien yang sangat besar. Sebaliknya, kapasitas literasi keuangan dan tingkat komitmen religius tidak terbukti mampu mengendalikan perilaku tersebut secara mandiri. Secara simultan, ketiga variabel memberi kontribusi sebesar 57,4% dalam menjelaskan variasi perilaku konsumtif. Hasil ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan, baik finansial maupun keagamaan dengan tindakan nyata, yang dapat dijelaskan melalui kerangka dual-process dan fenomena disonansi kognitif.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.