Tradisi Tepung Tawar dalam Suku Melayu

Main Article Content

Lilin Agustina
Elsa Rahmi Ayunda
Vony Marsela
Taufik Rasyidi

Abstract

Tradisi Tepung Tawar adalah ritual sakral dalam masyarakat Melayu yang kaya akan makna simbolis, spiritual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna, prosedur pelaksanaan, serta nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut, dengan fokus pada kemampuan tradisi ini bertahan dan beradaptasi di tengah modernisasi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui analisis berbagai sumber literatur seperti buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tepung Tawar dilaksanakan pada momen-momen penting seperti pernikahan, kelahiran, dan syukuran dengan menggunakan bahan-bahan alam seperti beras, daun-daunan, dan bunga yang masing-masing memiliki makna filosofis mendalam. Tradisi ini merefleksikan akulturasi nilai-nilai Islam dengan kepercayaan lokal, serta mengandung nilai-nilai keagamaan (doa dan syukur) dan sosial (gotong royong dan solidaritas) yang berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial dan identitas budaya Melayu. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Tepung Tawar bukan sekadar ritual seremonial, tetapi merupakan wahana pelestarian kearifan lokal yang menjaga harmoni antara tradisi, agama, dan kehidupan sosial masyarakat.

Article Details

Section
Articles