Tradisi Pemberian Gelar dalam Suku Melayu
Main Article Content
Abstract
Tradisi pemberian gelar dalam masyarakat Melayu merupakan salah satu sistem stratifikasi sosial yang telah mengakar sejak zaman kesultanan Melayu klasik. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif tentang sistem pemberian gelar dalam suku Melayu, mencakup aspek historis, jenis-jenis gelar, fungsi sosial, serta transformasinya dalam konteks masyarakat modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa sistem gelar Melayu bukan sekadar simbol status sosial, melainkan juga merepresentasikan nilai-nilai filosofis, sistem kekerabatan, dan mekanisme pengakuan prestasi dalam masyarakat. Gelar-gelar seperti Datuk, Tengku, Raja, dan berbagai varian lainnya memiliki makna dan fungsi spesifik yang berbeda-beda di setiap wilayah Melayu. Dalam perkembangannya, tradisi ini mengalami adaptasi dan transformasi seiring dengan modernisasi, namun tetap mempertahankan esensi nilai-nilai budaya Melayu. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang dinamika sistem sosial Melayu dan relevansinya dalam konteks pluralisme budaya Indonesia kontemporer.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.