Gaya Kepemimpinan Terhadap Manajemen Konflik Dalam Organisasi

Main Article Content

Sasi Herda
Ali Murtopo
Anna Fitria
Miftahul Ulfah Dwiyanti

Abstract

Pemimpin memiliki karakter, kebiasaan, temperamen, dan kepribadian yang unik, sehingga membentuk perilaku serta gaya kepemimpinan yang berbeda dari individu lain. Karakteristik tersebut memengaruhi cara pemimpin memberi instruksi, membagi tugas, berkomunikasi, dan mengambil keputusan. Kepemimpinan merupakan kemampuan memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi, dan dalam konteks pendidikan, konflik menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari. Karena itu, manajemen konflik menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepemimpinan, gaya kepemimpinan, dan kemampuan manajemen konflik agar pemimpin dapat menerapkan strategi penyelesaian konflik yang tepat. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik, kemudian dianalisis melalui teknik content analysis untuk menemukan pola dan hubungan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan merupakan proses memengaruhi kelompok mencapai tujuan bersama, tidak hanya berdasarkan posisi formal tetapi juga kemampuan membangun motivasi dan visi. Berbagai gaya kepemimpinan seperti otoriter, demokratis, transformasional, transaksional, dan laissez-faire memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Manajemen konflik dipahami sebagai proses mengelola perbedaan dan ketegangan melalui pendekatan kolaboratif, akomodatif, kompetitif, kompromi, atau menghindar, yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan organisasi yang lebih harmonis.

Article Details

Section
Articles