Tradisi Semah Kampung Suku Melayu
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis tradisi Semah Kampung yang dilaksanakan oleh Suku Melayu sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya takbenda. Fokus kajian adalah mengungkap makna simbolis, prosesi ritual, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tetua adat dan pelaku ritual, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semah Kampung bukan sekadar ritual tolak bala, tetapi merupakan sistem kepercayaan komunal yang merepresentasikan harmonisasi hubungan antara manusia, alam, dan makhluk halus penunggu tempat. Tradisi ini berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk memperkuat solidaritas komunitas, menjaga kelestarian lingkungan, serta mentransmisikan nilai-nilai leluhur kepada generasi muda. Temuan penelitian mengindikasikan adanya adaptasi dalam pelaksanaan ritual tanpa mengurangi esensi sakralnya, sebagai respons terhadap perubahan zaman. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendokumentasian yang sistematis untuk mendukung keberlanjutan tradisi dalam arus modernisasi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.