Dinamika Identitas Budaya Melayu di Era Modern
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas diaspora dunia Melayu. Sebenarnya, diaspora ini menyerupai sebuah bangsa atau kelompok etnis yang memiliki kesamaan agama dan menggunakan bahasa yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekan penelitian studi pustaka, penelitian ini menganalisis buku akademik, artikel jurnal, serta laporan etnografis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa; dalam konteks modernitas, sudah saatnya bagi orang Melayu untuk secara kolektif meningkatkan pandangan mereka tentang Melayu dengan membangun paradigma yang berbeda pada tingkat horizontal melalui perspektif lokaisme yang tidak sempit, karena hal itu bukanlah sesuatu yang tunggal (heterogen). Dengan demikian, orang Melayu dapat mengidentifikasi diri mereka sendiri dan memberikan kontribusi yang signifikan pada peradaban global. Dalam kerangka identifikasi dan revitalisasi Melayu, hal ini membutuhkan dukungan dari berbagai komponen, baik intelektual maupun ahli, serta pemegang kekuasaan dan pembuat kebijakan di beberapa negara Melayu. Konsekuensi lebih lanjut adalah munculnya semacam aliansi strategis antar orang Melayu untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, ekonomi, budaya, pendidikan, dan lain-lain. Dengan demikian, dalam konteks modernitas peradaban Melayu yang telah menemukan identitasnya akan maju dan mampu memengaruhi peradaban besar dunia.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.