Makanan Khas Melayu

Main Article Content

Dea Miranda Kusuma
Asril

Abstract

Makanan khas Melayu merupakan bagian penting dari warisan budaya Melayu yang mencerminkan perpaduan antara pengetahuan lokal, nilai-nilai Islam, pengaruh perdagangan maritim, dan adaptasi ekologis. Artikel ini mengkaji karakteristik, makna budaya, serta fungsi sosial dan religius kuliner tradisional Melayu di wilayah seperti Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Semenanjung Malaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini menganalisis buku akademik, artikel jurnal, serta laporan etnografis yang diterbitkan antara tahun 2015–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan Melayu seperti nasi lemak, gulai ikan patin, asam pedas, dan kueh lapis bukan sekadar pemenuhan kebutuhan gizi, melainkan juga sarana ekspresi identitas, penguat ikatan komunal, dan bagian dari praktik keagamaan. Namun, modernisasi, produksi pangan industri, dan minimnya transmisi pengetahuan kuliner mengancam keberlangsungannya. Artikel ini merekomendasikan integrasi kuliner tradisional ke dalam pendidikan, pariwisata, dan dokumentasi digital sebagai strategi pelestarian warisan budaya tak benda.

Article Details

Section
Articles